1. Pada pemeriksaan kekuatan otot dengan MMT, bila ditemukan kondisi adanya pergerakan sandi full ROM, mampu melawan grafitasi tetapi belum mampu melawan tahanan dari luar, menunjukkan kekuatan otot dengan nilai :
b. 2
c. 3
d. 4
Jawaban : C
2. Pada waktu observasi gait cycle pada phase initial contact to loading response dimana ditemukan deviasi hip ke anterior pelvic tilt, menunjukkkan adanya kelainan :
a. Kelemahan extensor hipb. Kelemahan abductor hip
c. Kontraktur extensorhip
d. Kelemahan flexor hip
Jawaban : A
3. Aplikasi TENS dapat meng hasilkan efek analgesia dengan jalan mengaktivasi serabut A beta yang akan menghibisi aktivitas neuron noisiseptif di kornu dorsalis medulla spinalis, sesuai dengan teori kantrol Gerbang dari Melzack dan Wall. Mekanisme pengurangan nyeri tersebut adalah :
a. Mekanisme peripheralb. Mekanisme Segmental
c. Mekaisme extra segmental
d. Mekanisme para-vertebral
Jawaban : B
4. Pada aplikasi SWD dan MWD, terjadi efek peningkatan elastisitas jaringan otot dan menurunkan tonus otot melalui proses :
a. Sedatifb. Normalisasi Tonus
c. Vasolidatasi
d. Normalisasi nocisensorik
Jawaban : D
5. Pada system somatosensorik yang mempengaruhi keseimbangan, yang termasuk dalam input proprioceptor adalah :
a. Syarafb. Kulit
c. Tendon
d. Organ Viscera
Jawaban : C
6. Otot dingding perut yang bertanggung jawab terhadap gerakan anggota gerak bawah, sekaligis memberikan postural sebelum anggota gerak bawah bergerak adalah :
a. M.transversus abdominalisb. M.oblique abdominalis
c. M.trasversus abdominalis dan m.aksternal obliques
d. M.rectus abdominalis dan m.oblique abdominalis
Jawaban : A
7. Diagnosa yang dapat diperoleh dari pemeriksaan isometric melawan tahanan, mengarah pada patologi :
a. Organ intrinsic
b. Integumentry
c. Kapsuloarthrogenik
d. Myotendinogenik
Jawaban : D
8. Pada pemeriksaan saraf facialis, pasian diminta untuk melakukan gerakan-gerakan ekspresi wajah, diantaranya adalah dengan menggerakkan otot platysma yang mana otot tersebut berfungsi untuk gerakan :
a. Mengencangkan otot-otot leherb. Bersiul
c. Menutup mata
d. Mengerutkan kening
Jawaban : A
9. Salah satu jenis pemeriksaan yang dilakukan pada management Fisioterapi pada kasus musculoskeletal adalah dengan melakukan pemeriksaan fungsi gerak dasar (PFGD).Pada pemeriksaan fungsi gerak dasar pasif, informasi penting yang dapat ditemukan adalah :
a. Nyerib. Sound
c. ROM
d. Koordinasi
Jawaban : D
10. Pada gerakan shoulder abduction - elevation dan juga flexion terjadi gerak osteokinematic proporsional antara humerus dan scapula, yang dikenal sebagai :
a. Scapulohumeral rhythmb. Claviculahumeral rhythm
c. Scapulo-claviculohumeral rhym
d. Sircumduction movement
Jawaban : A










0 comments:
Posting Komentar